Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati dan SKPD Pembina Upacara di Humbahas


Doloksanggul,

Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, S.E. dan seluruh pimpinan SKPD menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Humbang Hasundutan, Senin (17/7).  Bupati Humbahas menjadi pembina upacara di SMA Negeri 2 Lintongnihuta, Sekda Humbahas Saul Situmorang, S.E., M.Si di SMP Negeri 2 Doloksanggul, Asisten Pemerintahan Drs. Tonny Sihombing di SMP Negeri 1 Lintongnihuta, Kadis Kominfo  Drs. Hotman Hutasoit di SMA Swasta HKBP Doloksanggul dan sejumlah SKPD tersebar di 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Humbahas.

Bupati dan SKPD menjadi pembina upacara, direspon antusias oleh para guru, orangtua dan murid. Para orangtua yang turut mengantar anaknya karena hari pertama masuk sekolah ikut serta dalam upacara penaikan Bendera Merah Putih.

Upacara berlangsung hikmad dan berjalan lancar, seluruh petugas melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggungjawab, mulai dari Pemimpin Apel, Paduan Suara dan Pemusik, Penggerek Bendera, Pembaca UUD 1945 dan Pembaca Janji Siswa.

Seperti di SMP Negeri 2 Doloksanggul yang berlokasi di pusat kota Doloksanggul mulai jam 6 pagi sudah dipadati para orangtua dan murid. Orangtua yang mengantar para murid yang menggunakan kendaraan parkir di sepanjang jalan depan sekolah, sehingga sempat menimbulkan macet. Hal ini sebelumnya sudah diprediksi sehingga pihak Kepolisian dibantu Perhubungan sudah siap dari pagi untuk mengatur lalu lintas.

Di SMA Negeri 2 Lintongnihuta, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, S.E. dalam arahannya mengatakan agar siswa harus lebih bersemangat belajar dari tahun-tahun sebelumnya. Belajar itu harus serius untuk mencapai kecerdasan. Mulai hari ini, agar benar-benar mempersiapkan diri, guru mengajar harus dengan sepenuh hati, begitu juga siswa harus menerima pembelajaran itu dengan setulus hati. Untuk mencapai keberhasilan, para siswa harus menghormati orangtua dan guru serta takut akan Tuhan. Kalau ini bisa dilaksanakan, pasti berhasil.  Walaupun SMA Negeri 2 Lintongnihuta secara administrasi pengelolaannya dialihkan ke tingkat Provinsi Sumatera Utara, ini harus ditingkatkan. Bila tidak bertentangan dengan Peraturan Perundang-undangan, Pemkab Humbahas ikut berpartisipasi untuk memajukan sekolah ini. Usai upacara dilanjutkan pertemuan dengan Bupati Humbahas untuk  mendengarkan masuk dari anak didik sekolah. Pertemuan itu dihadiri Kadis Pendidikan Humbahas Drs. Jamilin Purba, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Lintongnihuta Drs. Nelson Tambunan dan Komite Sekolah Edison Silaban.

Kadis Kominfo Drs. Hotman Hutasoit mengatakan kehadiran Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor di SMA Negeri 2 Lintongnihuta atas permintaan lisan Kepala Sekolah dan Komite Sekolah saat silahturahmi Bupati Humbahas dengan orangtua mahasiswa yang masuk ke 10 PTN terbaik di Indonesia, Minggu (16/7) di rumah dinas.

Sambutan tertulis Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, S.E. yang dibacakan Sekda dan para pimpinan SKPD di setiap sekolah mengatakan, hari ini adalah hari istimewa bagi kita semua. Kita mengawali tahun ajaran baru dengan berkumpul bersama. Kita bersama-sama melaksanakan upacara bendera, menyanyikan lagu kebangsaan kita “Indonesia Raya”, menghormat bendera sembari berbaris rapi sebagai satu komunitas sekolah yang sama. Hari ini istimewa karena inilah hari pertama kita pada tahun ajaran 2017/2018.

Berkumpul kita dihari ini adalah juga mengandung makna bahwa barisan besar ini adalah barisan anak bangsa yang sedang bergerak bersama mendorong kemajuan dan menyongsong masa depan gemilang untuk negeri ini.   Para peserta didik yang kami cintai dan banggakan, ditahun ajaran baru ini, perbaruilah semangat kalian. Belajarlah dengan kesungguhan. Tuntaskanlah setiap pelajaran, tertiblah dalam kegiatan di sekolah. Berlatihlah untuk bisa memimpin dan dipimpin.

Kalian adalah pemilik masa depan negeri tercinta ini.  Kalian tidak hanya sekedar pewaris, tapi ditangan kalianlah masa depan bangsa  ini berada. Masa depan negeri ini ada digenggaman anda sekalian. Namun masa depan gemilang tidak datang dengan sendirinya, tapi  harus diraih melalui kerja keras dan perjuangan, dimulai dari bangku sekolah ini. Pesan kami tinggikan mimpimu, cita-citamu, lalu kerja keraslah, berdoa dengan sungguh kemudian targetkan pada dirimu bukan  hanya berusaha untuk meraih cita-citamu tapi kalian harus bisa melampaui cita-citamu itu.

Bagi Kepala Sekolah, Guru dan Tenaga  Kependidikan yang saya hormati dan banggakan, anak-anak didik yang hadir disini adalah amanah dari orangtua dan bangsa.  Mereka percayakan pada ibu dan bapak untuk mendidik, mencerdaskan dan  mencerahkan mereka. Bagi sebagian  Bapak/Ibu  guru, hari ini adalah hari pertama bertugas di kelas baru, mata pelajaran baru atau bertemu dengan siswa-siswi baru. Demikian juga bagi  Kepala Sekolah, ini adalah hari pertama menyambut siswa-siswi yang masuk sekolah.

Jangan kita biarkan upacara setiap Senin ini menjadi sekedar kegiatan seremonial, tapi harus menjadi wahana bagi seluruh warga sekolah untuk berinteraksi secara reguler dan menjadi wahana bagi Kepala Sekolah untuk memberikan pembinaan dan arahan bagi seluruh warga sekolah secara rutin.  Mari bersama-sama kita tingkatkan kualitas pendidikan kita dengan menyadari bahwa bukan hanya para siswa, tetapi kita semua harus bisa dan harus tetap menjadi pembelajar. Mari kita tumbuhkembangkan  anak didik kita bukan saja  untuk meraih  angka-angka tinggi di tiap mata pelajaran, tapi mari kita berikan pada mereka. Mari kita kembangkan budaya sekolah yang bisa menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi efektif, bekerjasama dengan berkreatifitas bagi semua anak didik kita. Mulai hari ini, mari kita kuatkan jalinan silaturahmi sekolah dengan keluarga melalui interaksi yang baik dan rutin antar Kepala Sekolah, Guru, Siswa  dan Orangtua/Wali. Mari kita kembangkan semua itu melalui  kegiatan intra-kurikuler, ekstra-kulikuler maupun kegiatan non-kulikuler.

Karena itu pulalah, hari ini adalah saat yang tepat  untuk memulai babak baru bagi kita semua. Ini saat bagi kita semua untuk membentuk sekolah  menjadi taman dan lingkungan pendidikan yang penuh tantangan tapi menyenangkan bagi semua warganya. Siswa senang belajar di sekolah yang bersemangat membangun budaya berperilaku  yang baik di sekolahnya. Para orangtua memberikan sungguh-sungguh perhatian kepada anak-anak kita. Ini juga kesempatan bagi kita untuk memulai pembiasaan dalam iklim sekolah ini, saat  kita menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan baik yang akan menjadi karakter dan budaya warganya.

Mari biasakan lakukan hal baik, kerjakan dengan rutin, karena apa yang kita biasakan akan membentuk budi pekerti kita. Perlu diingat, bahwa pembiasaan budi pekerti yang baik bukan hanya siswa, tapi juga dari kita semua di dunia pendidikan, termasuk dari seluruh Warga Sekolah, dari Siswa, Guru, Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan lainnya, serta Orangtua sebagai model perilaku, harus menunjukkan keteladanan, keteladanan dalam tutur kata, bersikap dan berperilaku serta keteladanan dalam hal disiplin.

Orang hebat tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan dan kenyamanan, mereka dibentuk melalui kesukaran, tantangan dan air mata. Oleh karena itu, kita harus belajar keras, belajar cerdas dan belajar serius.

Demi keberhasilan pendidikan, mari kita libatkan orangtua secara dekat, karena orangtua dan guru adalah mitra yang perlu bergandengan tangan saat menuntun tumbuh kembang siswa.  Jangan lupakan pula pelibatan masyarakat dalam proses pendidikan di sekolah. Jangan jadikan sekolah sebagai ruang tertutup, namun bukalah satu dindingnya kepada luasnya kenyataan yang ada di masyarakat. Bapak Kepala Sekolah dan para guru, ajak berbagai elemen masyarakat untuk ikut berbagai kepada siswa di sekolah dan ajak siswa terlibat aktif dalam kehidupan masyarakat disekitar sekolah. Mari kita niatkan ikhtiar  ini sebagai langkah awal untuk  menumbuhkan siswa kita menjadi  anak-anak pembelajar. Langkah pertama di tahun ajaran ini bagi Kepala Sekolah dan Guru untuk menjadi teladan sepanjang tahun dan diikuti tahun-tahun berikutnya, maka kita sangat yakin, semua sedang bergerak cepat mencapai kualitas Pendidikan Humbang Hasundutan dan pada akhirnya membentuk bangsa yang kokoh, Indonesia yang jaya.

Semoga apa yang disampaikan Bupati Humbahas memberikan manfaat buat kita dengan motto belajar keras, belajar cerdas dan belajar serius untuk mendukung visi Kabupaten Humbang Hasundutan yang hebat dan bermentalitas unggul.

Usai membacakan sambutan tertulis Bupati Humbahas, Sekretaris Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan Bpk. Saul Situmorang menambahkan, sebagai Sekolah Menengah Pertama rujukan di Humbahas, para guru, orangtua dan murid mempunyai tanggungjawab besar. Kita mengharapkan tahun depan minimal 25 siswa dari SMP ini akan masuk SMA unggulan. Ajakan ini disambut tepuk tangan para guru, murid dan orangtua.  Ditambahkannya, untuk mencapai ini, orangtua dan guru harus bergandengan tangan untuk mendukung, mendorong anak didik kita untuk belajar keras, belajar cerdas dan belajar serius. (Diskominfo HH)